Persaingan: PTFE vs. FKM
Aplikasi: PTFE dan FKM, sebagai dua material penyegel utama, banyak digunakan dalam industri petrokimia, kimia farmasi, energi baru, aerospace, dan lainnya.
Perbedaan
1. PTFE: Material inti dari PTFE adalah politetrafluoroetilena. Sifat inherent PTFE menentukan keunggulan utamanya: tahan terhadap asam kuat (asam sulfat, asam nitrat, asam fluorida), basa kuat (natrium hidroksida, kalium hidroksida), serta hanya mengalami korosi ringan pada suhu dan tekanan tinggi saat terpapar logam alkali (natrium, kalium) dan fluorin.
2. FKM: Bahan inti FKM adalah kopolimer polivinilidena fluorida (PVDF) dan heksafluoropropilena (HFP). Keunggulan utama FKM terletak pada "kemampuan penyegelan elastis"-nya: perpanjangan tarik saat putus dapat mencapai 200%–500%, dan susut mampat hanya 10%–20%, jauh lebih unggul dibanding PTFE. Dalam hal adaptasi suhu, rentang suhu operasi jangka panjang FKM adalah -20°C hingga 200°C. Namun, ketahanan korosinya sedikit lebih rendah dibandingkan PTFE.
Panduan seleksi
1. Utamakan dudukan katup PTFE:
①Medium bersifat sangat korosif.
②Suhu operasi jangka panjang ≤ -30°C atau > 200°C, dengan fluktuasi suhu yang sering dan signifikan.
③Dalam kondisi tekanan sangat tinggi: tekanan kerja > 10 MPa, dan medium bersifat korosif.

2. Utamakan dudukan katup FKM:
①Medium bersifat non-korosif atau lemah korosif.
②Diperlukan suhu sedang dan penyegelan elastis: siklus katup yang sering (misalnya katup globe, katup solenoid) atau fluktuasi tekanan yang signifikan (misalnya sistem hidrolik) memerlukan kompensasi terhadap celah permukaan penyegelan.

Modifikasi/Adaptasi Formulasi
1. Untuk segel berbasis PTFE, pilih pengisi sesuai kebutuhan (serat karbon untuk tekanan tinggi, grafit untuk ketahanan aus, bubuk perunggu untuk suhu tinggi). Untuk segel FKM/FPM, pilih jenis berdasarkan suhu (kelas dengan kandungan HFP rendah untuk suhu rendah, FFKM untuk suhu tinggi dan korosi kuat).
2. Keseimbangan Ekonomi: Untuk kondisi standar (tekanan rendah, non-korosif), pilih segel PTFE murni atau FKM standar untuk biaya lebih rendah. Untuk peralatan kritis (di mana waktu henti sangat mahal), pilih segel PTFE termodifikasi atau FFKM, karena memperpanjang masa pakai lebih ekonomis.
3. Pemilihan material harus memperhatikan kondisi operasional yang sebenarnya, menyeimbangkan suhu, medium, tekanan, dan efisiensi biaya, serta menghindari pengejaran buta terhadap satu indikator kinerja saja.
EN
AR
HR
CS
NL
FR
DE
IT
JA
KO
NO
PL
PT
RO
RU
ES
SV
TL
ID
VI
MT
TH
TR
AF
MS
AZ



